Minggu, 07 Juli 2013

Bahaya Menggunakan Laptop Tanpa Baterai

  Setelah membaca judul postingan di atas, mungkin Anda adalah salah satu diantara sekian orang yang sering menggunakan laptop tanpa baterai yang terpasang. Bila demikian, mungkin ada baiknya Anda mengetahui bahaya menghidupkan laptop tanpa baterai yang terpasang. Ada dua asumsi paling umum yang sering menjadi alasan mengapa orang sering melepaskan baterai laptop ketika menggunakan laptopnya.

Pertama, karena bila menggunakan baterai yang tersambung AC Power maka akan cepat memperpendek umur baterai. Pada umumnya baterai cepat drop walaupun baru selesai di-chargesebelumnya. Ini bertujuan untuk menghindari pembengkakan pada baterai. Alasan kedua, karena penggunaan baterai laptop dapat merusak motherboard.

Untuk alasan yang pertama, memang ada benarnya bahwa menggunakan baterai dengan AC Power yang terhubung dapat membuat baterai cepat drop seiring berjalannya waktu. Tetapi untuk alasan kedua, nampaknya keliru, karena tindakan melepaskan baterai justru akan merusak motherboard dan komponen lainnya dalam laptop.

Bahaya Menghidupkan Laptop Tanpa Baterai Yang Terpasang
Laptop dan Baterai

Pada dasarnya, melepaskan baterai ketika menghidupkan laptop dengan memaksimalkan tenaga listrik yang terkonek AC Power sangat berbahaya bagi komponen elektronik dalam laptop. Apalagi bila terjadi gangguan seperti listrik yang tiba-tiba padam dan terjadi terus-menerus maka dapat merusak RAM, hardisk dan processor.

Selain itu, bila kabel laptop tanpa sengaja disentuh dan menyebabkan laptop sedikit mengalami getaran, maka itu akan mempengaruhi monitor laptop. Para pakar IT pada umumnya berpendapat bahwa arus AC Power yang dihasilkan sudah sangat besar sehingga ketika dikoneksikan ke laptop tanpa menggunakan baterai akan mempengaruhi elemen-elemen penting laptop. Kendati menggunakan perangkat penyimpan arus listrik seperti UPS, tetap saja tidak bisa menolong karena ketika terjadi gangguan listrik, tegangan akan langsung berpindah pada laptop.

Sebenarnya, keberadaan baterai laptop yang telah ada merupakan standar keamanan bagi laptop tersebut. Disarankan bila menggunakan laptop pastikan baterai tetap ada dalam laptop karena walaupun tetap terkonek AC Power dan baterai sudah full, tetap saja aliran listrik tetap stabil karena kebanyakan baterai laptop sekarang memiliki fungsi untuk semacam menetralkan aliran listrik sehingga tidak terlalu besar. Disarankan lagi, bila Anda bekerja menggunakan laptop dalam jangka waktu yang lama, sampai 3 hari, Anda bisa melepaskan baterai tetapi bila itu kurang dari 12 jam, disarankan untuk tetap menggunakan baterai.

Tindakan menghidupkan laptop dengan baterai tetap terpasang memang akan membuat usia baterai tidak begitu bertahan lama. Tetapi paling tidak ini akan menyelamatkan laptop karena tidak merusakmotherboard laptop. Bila kerusakan pada baterai, mungkin uang yang Anda keluarkan masih terbilang sedikit bila dibandingkan kerusakan itu terjadi pada motherboard Anda. Sekaran pilih yang mana, motherboard laptop yang rusak ataukah baterai yang rusak? Semua pilihan ada pada Anda.